Kabupaten Indramayu “Darurat” Sampah Dipinggir Jalan Pantura Arah Ke Cirebon

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU || Hernastoday.com-

Pemandangan masuk kota “disambut sampah” adalah fenomena serius yang menandakan adanya krisis pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan yang rendah, dan potensi dampak negatif bagi kesehatan dan estetika kota.

Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang “Di cap” sebagai kabupaten terbaik ke lima oleh Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) belum lama ini menjadi tanda tanya besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, begitu memasuki wilayah kota mangga, persis disamping kiri (dari arah Ceribon) melihat tumpukan sampah yang melebar ke pinggir jalan dan merusak pemandangan tepatnya di Desa Singaraja yang tal.jauh dari tugu bundaran KB.

Ade Junaidi (43) pengguna jalan asal Kecamatan Jatibarang Kabupeten Indramayu, mengaku jijik jika lewat ke arah perbatasan Desa Singaraja-Indramayu.

Menurutnya, pemandangan sampah ini sudah merusak tatanan kota dan menggambarkan buruknya pengleloaan sampah di wilayah Indramayu.

“Kalau saya lewat kesitu, baunya busuk menyengat, banyak lalat dan mengancam kesehatan. Padahal ini titik dimana masuk wilayah kota Indramayu. Di kota aja begini jorok, gimana di kampung-kampung dan pedalaman kota mangga?,’ sindir Ade.

Menurut Ade, masalah dan penyebab penumpukan sampah di perbatasan kota harus segera diatasi karena sebagai bukti cermin kota jorok.

“Disini sering kali sampah menumpuk. Kami menduga ini terjadi akibat kurangnya Tempat Pembuangan Sementara (TPS), perilaku membuang sampah sembarangan (liar), dan kurangnya pengelolaan sampah yang efektif,’ jelas Ade.

Ketua DPC IMO Indonesia kabupaten Indramayu, Taufik (bang kumis) menegaskan, tumpukan sampah ini berdampak langsung pada Lingkungan dan Kesehatan.

Sampah yang menumpuk di pinggir jalan menyebabkan bau tak sedap, pencemaran tanah dan air (lindi), serta berpotensi menjadi sarang kuman dan penyakit.

Ini tamparan keras untuk pemerintah daerah Indramayu. Sebaiknya segera diatasi sebelum viral, di mana tumpukan sampah terlihat di pintu gerbang atau jalur masuk kota.

“Solusi ini diperlukan pengelolaan sampah yang sistematis, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, peningkatan infrastruktur TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle), serta penegakan aturan bagi pembuang sampah sembarangan.Masalah ini bukan hanya tugas dinas kebersihan, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” tegas Taufik.

Hasil pantauannya, sejak masuk di perbatasan Kabupaten Indramayu, dari mulai wilayah Kecamatan Kerangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Balongan hingga masuk diwilayah kota Indramayu, dipinggir jalan kiri dan kanan badan jalan tampak tumpukan sampah yang sudah merusak pemandangan.

“Di jalur Jatibarang-Indramayu juga yang melewati wilayah Desa Kebulan, Krasak hingga Desa Plumbon terdapat tumpukan sampah. Sebaiknya segera diatasi, jika kurang armada, pemda bisa sewa mobil truk sampah. Jika sewa kendaraan dinas pejabat bisa hingga 130 unit dengan alokasi APBD 9 miliar lebih?, Masa untuk kebutuhan langsung yang bersentuhan dengan masyarakatnya tidak bisa, ada apa?,’ tegas Taufik heran.

Penulis : Mas Bro

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel hernastoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia
Aksi Cepat Tanggap, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Wilayah Senaning
Bangun Penghubung, Bukti Negara Hadir, Peduli, dan Mengabdi untuk Masyarakat
Pemerintahan Bupati Lucky Hakim-Wakil Bupati Syaefudin per Januari-Juli 2026 Menuju Indramayu REANG
Tanggap Darurat, Pos Mentari Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Badau
Perkuat Sinergi dan Akses Layanan Masyarakat, Pos Kotis Satgas Yonarmed 13/Nanggala Ikuti Kegiatan “Lentera Batas Negeri” Bank Indonesia di PLBN Badau
Rebilion Kickers FC Osaka Juara 1 Okayama Indonesian Cup Season 1 Tahun 2026
Satgas Yonif 645/GTY Bersama Masyarakat Jaga Kenyamanan dan Keindahan Lingkungan Distrik Lewat Gotong Royong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Keberangkatan Lima PMI Nonprosedural ke Malaysia

Selasa, 1 September 2026 - 14:59 WIB

Aksi Cepat Tanggap, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Wilayah Senaning

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Bangun Penghubung, Bukti Negara Hadir, Peduli, dan Mengabdi untuk Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pemerintahan Bupati Lucky Hakim-Wakil Bupati Syaefudin per Januari-Juli 2026 Menuju Indramayu REANG

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Tanggap Darurat, Pos Mentari Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Badau

Berita Terbaru