Indramayu || hernastoday.com
Informasi terkini sangat dibutuhkan keluarga pekerja migran yang ditinggalkan ditanah air, apalagi jika anggota keluarga mereka yang bekerja di luar negeri tidak dapat dihubungi melalui sambungan telepon seluler sekalipun. Hal ini menimpa sebuah keluarga di Desa Mekarsari Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu.
Cerita memilukan ini berawal pada Medio Agustus 2025 diterbangkanlah seorang wanita paruh baya bernama Sin ke Arab Saudi untuk dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga, melalui Sponsor. Dengan harapan bisa merubah perekonomian keluarga. Alih-alih dapat merubah taraf hidup justru kekhawatiran dan kecemasan yang menimpa Tar selaku Kepala Keluarga yang nota bene adalah suami dari Sin.
“Pada mulanya, setibanya isteri saya di majikan Negara Arab, sudah mengeluhkan situasi kerja yang kurang nyaman,” Tutur Tar kepada awak media, di kediamannya. Senin (10/11). Lantas, sambung Tar, isterinya pindah majikan dengan harapan kenyamanan akan didapatnya. Di majikan keduanyapun kurang didapat kenyamanan kerja, akhirnya isterinya mengadukan hal ikhwal situasi kerja kepada Agency di Arab Saudi dan sementara ditampung di Agency Arab Saudi. Seiring berjalannya waktu pada awal pertengahan Oktober 2025 masih sempat berkomunikasi dengan Tar. Namun seminggu kemudian sudah tidak dapat dihubungi hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari keterangan Tar, awak media hernastoday.com menyambangi kediaman El di Desa Sukra Kecamatan Sukra, selaku sponsor. Darinya didapat keterangan tentang Sin TKW yang diberangkatkan ke Negara Penghasil Minyak Dunia. “Betul kami yang memberangkatkan ke Arab Saudi,” urai El. Kami sendiri, tegas El, tidak bisa berkomunikasi dengan Sin beberapa minggu belakangan ini. Tapi nanti akan saya tanyakan ke pihak PT yang memberangkatkan Sin. “Akan saya tanyakan dimana keberadaan Sin,” tukasnya.
Pada Selasa 11 Nopember 2025 diadakan pertemuan di kediaman Tar, antara pihak sponsor El dengan Tar selaku suami Sin. Dari hasil pertemuan itu, pihak keluarga menginginkan Sin segera dipulangkan saja ke tanah air, pihak El selaku sponsor pun menyanggupi, tapi ia akan menyampaikan perihal ini ke pihak PT yang memberangkatkan Sin. “Kalau tidak hari Kamis atau Jumat (13/11, red) saya akan ke pihak PT yang berada di Indramayu,” ujar wanita paruh baya selaku sponsor kepada pihak keluarga.
Sementara dari hasil pertemuan dengan pihak sponsor, Tar menginginkan agar isterinya pulang saja ke tanah air sesegera mungkin. Saya, ujar Tar, menginginkan isteri pulang saja ke rumah, karena saya khawatir terjadi apa-apa mumpung belum lama putus komunikasinya. “Saya juga terus berusaha untuk berkomunikasi dengan isteri saya, tapi belum nyambung hingga saat ini,” tutupnya.
Penulis : Mas Bro
Editor : Redaksi













