
Sore itu Lapangan Sepakbola Citra Ayu Desa Temiyang diguyur hujan, namun demikian para peserta turnamen Kuwu Cup 2025 tetap semangat melakoni laga untuk memperebutkan posisi di delapan besar. Dipimpin Wasit Sabit dibantu AW. 1 Jepri dan AW. 2 Berlian laga dimulai pada 16.00 wib. Pertandingan sendiri berjalan sangat menghibur dan seru dengan jual beli serangan yang silih berganti antara kedua kesebelasan, empat puluh lima menit pertama berjalan, belum ada yang membobol jala lawan. Memasuki empat puluh lima menit kedua pertandingan semakin menarik, kedua kesebelasan makin mempertajam lini serangnya, hingga sang pengadil di lapangan mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk kedua kesebelasan.
Dua kali empat puluh lima menit, tanpa gol tercipta, laga dilanjutkan dengan drama adu pinalti. Drama dua belas pas ini dimenangkan Kesebelasan Cibereng dengan skor 4-3. Alhasil skor ini mengantarkan Tim Cibereng melaju ke babak delapan besar.
Rudi Dwi, selalu Ketua Panitia yang nota bene adalah tokok pemuda Desa Temiyang, menyampaikan rasa gembiranya atas jalannya pertandingan sore itu. “Ya, pertandingan berjalan dengan menarik dan menghibur, untuk melaju ke babak selanjutnya memang harus ada yang kalah dan harus ada yang menang,” ungkapnya. Tapi, lanjutnya, kedua kesebelasan tadi nampak semangat dengan menjujung tinggi sportivitas, salut untuk kedua kesebelasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Sofyan Hadi, Kuwu Desa Temiyang yang hadir setiap sore menyaksikan jalannya laga menyampaikan, atas nama pemerintah Desa Temiyang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta pasa sore hari ini. “Selamat kepada pemenang hingga dapat tiket ke delapan besar dan bagi yang kalah diharapkan jangan berkecil hati karena ajang ini bukan hanya mencari kemenangan semata melainkan event untuk menjalin silaturrohmi sesama klub-klub sepak bola, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu” ungkap orang nomor satu di Desa Temiyang. (Mas Bro)












