PEMALANG || hernastoday.com
Upaya meningkatkan layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Pemalang mendapat penguatan dengan diresmikannya Panti Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kridho Asih Raharjo di Desa Cibelok, Kecamatan Taman. Peresmian dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen sosial yang peduli terhadap kesehatan jiwa.
Keberadaan panti rehabilitasi tersebut diharapkan menjadi solusi bagi penanganan ODGJ yang membutuhkan pendampingan, perawatan, dan proses pemulihan secara berkelanjutan. Selain menyediakan layanan kesehatan jiwa, fasilitas ini juga dirancang untuk mendukung proses rehabilitasi sosial dan pemberdayaan para pasien agar dapat kembali berfungsi di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Pemalang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Kridho Asih Raharjo yang telah menghadirkan fasilitas rehabilitasi bagi penyandang gangguan jiwa. Menurutnya, keberadaan panti tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berupaya memberikan dukungan agar pelayanan bagi ODGJ dapat berjalan lebih optimal.
Ketua Yayasan Kridho Asih Raharjo menjelaskan bahwa panti rehabilitasi tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan medis, tetapi juga mengedepankan pendekatan psikososial dan pembinaan keterampilan. Melalui program tersebut, para pasien diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus mempersiapkan diri kembali berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.
Dukungan terhadap keberadaan panti juga datang dari berbagai pihak, termasuk unsur legislatif dan perangkat daerah. Mereka menilai fasilitas rehabilitasi ini memiliki peran penting dalam mengurangi stigma negatif terhadap ODGJ serta memperluas akses layanan kesehatan jiwa di Kabupaten Pemalang.
Selain ruang perawatan, panti rehabilitasi tersebut dilengkapi berbagai sarana pendukung, termasuk ruang terapi dan program pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Konsep rehabilitasi yang diterapkan menekankan pemulihan secara menyeluruh, baik dari aspek kesehatan, sosial, maupun kemandirian ekonomi.
Masyarakat menyambut positif kehadiran fasilitas ini. Selama ini, persoalan kesehatan jiwa kerap menghadapi tantangan berupa keterbatasan layanan dan stigma sosial. Dengan adanya panti rehabilitasi tersebut, diharapkan para penyandang gangguan jiwa memperoleh ruang yang aman dan layak untuk menjalani proses pemulihan serta mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.
Peresmian Panti Rehabilitasi ODGJ Kridho Asih Raharjo menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, yayasan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun sistem pelayanan kesehatan jiwa yang lebih inklusif. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Pemalang dan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Penulis : A12
Editor : Redaksi













